Eksplisit.Com,Makassar - II Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar terus memperkuat perannya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) pariwisata yang kompeten dan berdaya saing internasional melalui dukungan terhadap program SMK Go Global yang diinisiasi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).
Komitmen tersebut mendapat perhatian langsung dari Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla, S.Pd., M.I.Kom., yang melakukan kunjungan kerja sekaligus meninjau pelaksanaan pelatihan SMK Go Global di Kampus Poltekpar Makassar, Sabtu (7/11/2026).
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, S.Sos., MM.Par., CHE., didampingi jajaran pimpinan, pengelola unit, serta dosen yang bertugas sebagai instruktur pelatihan. Turut hadir Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Selatan, Fanny Wahyu Kurniawan, S.Kom.
Program SMK Go Global yang dilaksanakan di Poltekpar Makassar berfokus pada peningkatan keterampilan vokasi di bidang cooking (pengolahan makanan) dan housekeeping (pelayanan tata graha). Kedua bidang tersebut merupakan bagian dari kompetensi yang dibutuhkan industri perhotelan, pariwisata, dan kapal pesiar di pasar kerja internasional.
Tinjau Fasilitas dan Pelaksanaan Pelatihan Vokasi
Dalam kunjungannya, Wamen P2MI bersama jajaran Poltekpar Makassar meninjau sejumlah fasilitas pembelajaran praktik yang dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan pelatihan.
Peninjauan diawali dengan melihat fasilitas restoran praktik dan kawasan urban farming, kemudian dilanjutkan ke laboratorium praktik Seni Kuliner yang mencakup dapur utama dan laboratorium pastry.
Di laboratorium dapur, Wamen P2MI menyaksikan secara langsung proses pelatihan cooking yang diikuti para peserta di bawah bimbingan dosen instruktur Poltekpar Makassar. Pelatihan tersebut diarahkan untuk meningkatkan penguasaan keterampilan pengolahan makanan sesuai kebutuhan dan standar operasional industri.
Rombongan selanjutnya meninjau pelaksanaan pelatihan housekeeping di fasilitas Guest House Poltekpar Makassar yang difungsikan sebagai laboratorium praktik Program Studi Divisi Kamar.
Melalui fasilitas tersebut, peserta memperoleh pembelajaran langsung mengenai prosedur penataan kamar, kebersihan, serta standar pelayanan yang diterapkan dalam operasional industri perhotelan.
Pemanfaatan fasilitas laboratorium praktik ini menjadi bagian dari kontribusi Poltekpar Makassar dalam menyediakan lingkungan pelatihan yang mendekati kondisi kerja sesungguhnya, sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman praktik yang relevan dengan kebutuhan industri.
Perkuat Sinergi Pendidikan Vokasi dan Kebutuhan Industri Global
Selain meninjau pelaksanaan pelatihan, Wamen P2MI bersama jajaran pimpinan Poltekpar Makassar menggelar diskusi mengenai penguatan kerja sama dalam menyiapkan tenaga kerja terampil yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri internasional.
Dalam kesempatan tersebut, Dzulfikar Ahmad Tawalla menekankan pentingnya pemetaan kebutuhan tenaga kerja di negara tujuan penempatan agar program pendidikan dan pelatihan vokasi dapat dirancang secara lebih terarah.
“Kita harus mampu memetakan kebutuhan dan peluang kerja yang tersedia di luar negeri. Pendidikan dan pelatihan vokasi harus benar-benar terhubung dengan kebutuhan industri, sehingga lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar negara tujuan penempatan,” ujar Wamen Dzulfikar.
Menurutnya, peluang kerja di sektor pariwisata internasional, termasuk industri perhotelan dan kapal pesiar, perlu diimbangi dengan kesiapan kompetensi calon pekerja.
Selain keterampilan teknis, penguasaan bahasa asing, kedisiplinan, pemahaman budaya kerja, serta pengetahuan mengenai hak dan kewajiban pekerja menjadi aspek penting dalam mempersiapkan tenaga kerja yang mampu beradaptasi dengan lingkungan industri global.
Diskusi tersebut juga membahas peluang penguatan kolaborasi antara lembaga pendidikan vokasi, pemerintah, dan dunia industri, khususnya dalam penyelarasan kompetensi, pengembangan program pemagangan, sertifikasi, serta kesiapan administrasi penempatan tenaga kerja ke luar negeri.
Poltekpar Makassar Siap Mendukung Pengembangan SDM Berdaya Saing Global
Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, S.Sos., MM.Par., CHE., menegaskan komitmen institusinya untuk mendukung program SMK Go Global melalui pemanfaatan fasilitas pembelajaran praktik serta keterlibatan tenaga pendidik yang memiliki kompetensi di bidang pariwisata dan perhotelan.
“Poltekpar Makassar berkomitmen penuh untuk menyiapkan bekal keterampilan dan kompetensi vokasi terbaik bagi para peserta pelatihan SMK Go Global. Melalui dukungan fasilitas praktik berstandar industri pada laboratorium Prodi Seni Kuliner dan Prodi Divisi Kamar, serta pendampingan intensif dari para dosen instruktur, kami memastikan para peserta memiliki kecakapan teknis dan kesiapan kerja yang mumpuni untuk bersaing di pasar kerja internasional,” ujar Direktur Poltekpar Makassar.
Keterlibatan Poltekpar Makassar dalam program ini sekaligus memperlihatkan peran perguruan tinggi vokasi pariwisata yang tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan pendidikan formal, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan kompetensi tenaga kerja melalui program pelatihan dan kolaborasi lintas sektor.
Dengan dukungan fasilitas praktik dan tenaga pengajar yang berpengalaman, Poltekpar Makassar diharapkan dapat terus berkontribusi dalam menyiapkan SDM yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri pariwisata, baik di dalam maupun luar negeri.
Dorong Penguatan Kolaborasi Berkelanjutan
Kunjungan Wamen P2MI ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara Poltekpar Makassar dan KP2MI dalam pengembangan program pelatihan vokasi yang selaras dengan kebutuhan pasar kerja internasional.
Sinergi tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, mulai dari pemetaan kebutuhan kompetensi, penyelenggaraan pelatihan, penguatan sertifikasi, hingga pengembangan akses informasi mengenai peluang kerja di luar negeri.
Melalui dukungan terhadap program SMK Go Global, Poltekpar Makassar menegaskan komitmennya untuk terus mengambil peran dalam pengembangan SDM pariwisata Indonesia yang profesional, kompeten, dan mampu bersaing di tingkat global.
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesiapan keterampilan calon pekerja migran, tetapi juga mendukung terwujudnya proses penempatan tenaga kerja Indonesia yang prosedural, aman, dan terlindungi. (*)
Tulis Komentar