Eksplisit.Com,Makassar - II Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat pemantauan harga bahan pangan melalui pemanfaatan teknologi informasi. Salah satunya melalui aplikasi SEMBAKOTA (Sistem Informasi Harga Sembako Kota Makassar) yang dikembangkan dan dikelola oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Makassar.
SEMBAKOTA hadir sebagai sarana digital bagi petugas pemantau harga untuk melakukan penginputan dan pemantauan harga berbagai komoditas pangan secara langsung dari pasar-pasar di Kota Makassar.
Data yang dihimpun selanjutnya menjadi sumber informasi harga pangan yang dapat dipantau secara lebih cepat dan terstruktur.
Dalam pengembangannya, SEMBAKOTA telah terintegrasi dengan LONTARA+, super app Pemerintah Kota Makassar yang dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar.
Melalui integrasi tersebut, masyarakat dapat mengakses informasi harga pangan melalui menu Harga Pangan yang tersedia pada aplikasi LONTARA+.
Integrasi ini membangun alur informasi antarlayanan Pemerintah Kota Makassar.
Petugas pemantau pasar melakukan pengumpulan dan penginputan data harga melalui SEMBAKOTA.
Data tersebut kemudian menjadi sumber informasi yang ditampilkan pada layanan Harga Pangan di LONTARA+, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi harga komoditas pangan di Kota Makassar melalui satu platform layanan publik.
Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok Dan Penting, Dan Pengawasan Kemetrologian Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Makassar , Wahyudin Ali Achmad, S.STP menyampaikan bahwa pemanfaatan SEMBAKOTA merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pemantauan harga sekaligus memperkuat ketersediaan data sebagai dasar pengambilan kebijakan.
“Dengan SEMBAKOTA, proses pemantauan harga di pasar dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan terdokumentasi. Data yang dikumpulkan oleh petugas menjadi informasi penting untuk melihat perkembangan harga komoditas pangan di Kota Makassar,” ujarnya.
Menurutnya, integrasi SEMBAKOTA dengan LONTARA+ juga memberikan manfaat yang lebih luas karena informasi yang sebelumnya berada pada sistem khusus pemantauan dapat disajikan kepada masyarakat melalui super app Pemerintah Kota Makassar.
“Data harga bukan hanya penting bagi pemerintah, tetapi juga bagi masyarakat. Dengan terintegrasinya SEMBAKOTA ke LONTARA+, masyarakat dapat memperoleh informasi harga pangan secara lebih mudah. Dari sisi pemerintah, data tersebut dapat menjadi salah satu instrumen dalam membaca perkembangan harga dan mengantisipasi potensi tekanan inflasi di Kota Makassar,” jelasnya.
Lebih lanjut, pemantauan harga secara berkala memungkinkan pemerintah mendapatkan gambaran mengenai perubahan harga komoditas pangan di berbagai pasar.
Informasi tersebut dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dan koordinasi dalam mengambil langkah-langkah pengendalian harga apabila terjadi kenaikan yang perlu mendapat perhatian.




Tulis Komentar